Permalahan dan Kendala Yang Terjadi Saat Membagun Jaringan VOIP
Saat memutuskan untuk membangun sebuah jaringan komputer banyak hal yang
kemudian membuat orang lalu membatalkan rencana tersebut. Sebagian
besar dari kita pasti sangat sadar betapa pentingnya peran sebuah
jaringan komputer, akan tetapi di kemudian waktu saat akan mulai
merencanakan untuk membangun jaringan komputer, kita lalu menjadi
pesimis ketika dihadapkan pada berbagai pertimbangan seperti dana, waktu
dan juga faktor teknis terkait instalasi serta perawatan jaringan
komputer.
Cara mangatasin Kendala sejak dari awal :
1. Butuh dana dan waktu ekstra.
Saat membeli komputer biasanya kita tidak terpikirkan tentang jaringan
komputer, ketika teman, tetangga atau anggota keluarga lainnya mulai
bicara tentang wi-fi, printer sharing, file sharing maka barulah mulai
terpikirkan tentang yang nama jaringan, barulah kita mulai berpikir
tentang apa itu jaringan, perangkat tambahan apa yang dibutuhkan untuk
membangun sebuah jaringan komputer, berapa biayanya, butuh berapa lama
untuk membuat sebuah jaringan komputer dan sebagainya.
2. Memahami Tingkat Kesulitan Terkait Instalasi Jaringan Komputer.
Membandingkan kemampuan dan pengetahuan kita dengan tingkat kesulitan
terkait proses instalasi adalah hal penting, hal ini bertujuan agar
rencana kita benar-benar matang dan tidak berhenti di tengah jalan.
Contoh beberapa pengetahuan dasar seperti jenis koneksi kabel yang
mesti terpasang, bagaimana mengatur IP address yang akan dipakai
merupakan hal-hal dasar yang mesti dipahami dengan baik. Jika tidak
memahami tingkat kesulitan yang bakal dihadapi nanti maka anda akan
menyia-nyiakan banyak hal mulai dari dana sampai waktu.
3. Perawatan dan Suport terhadap Masalah Jaringan.
Sangat baik jika perawatan jaringan dimasukkan juga dalam agenda
rencana saat membuat jaringan komputer. Perawatan jaringan komputer
tidak hanya berhubungan dengan troubleshooting masalah yang lain, tetapi
juga menyiapkan cadangan perangkat jika terjadi kerusakan pada
perangkat jaringan yang sedang dipakai. Troubleshooting dan perawatan
masalah jaringan sangat beragam terutama yang terkait dengan ketersedian
koneksi yang cepat dan stabil sampai dengan masalah yang terkait dengan
aplikasi yang sangat mengandalkan jaringan seperti email dan
sebagainya.
4. Masalah keamanan.
Tahapan berikutnya setelah melewati kendala terkait dengan instalasi
adalah masalah keamanan. Ancaman keamanan tidak semata datang dari luar
tetapi juga dari sesama pemakai komputer yang ada dalam jaringan.
File-file yang dibagikan dalam sebuah jaringan merupakan masalah
keamanan yang mesti dipikirkan bagaimana cara perlindungannya. Virus
dan pembatasan hak akses terhadap file-file penting yang dibagikan
merupakan prioritas utama yang mesti diperhatikan.
5. Akses ke Perangkat dan File.
Dalam jaringan komputer akses ke perangkat dan file yang dipakai secara
bersama-sama harus dipahami bahwa kondisinya berbeda dibanding jika
perangkat tersebut digunakan atau terkoneksi langsung oleh satu komputer
saja.Salah satu contoh bahwa
pada jaringan komputer, pemakaian printer dilakukan secara bergantian
sehingga hal ini membutuhkan kesabaran dari tiap-tiap pengguna komputer
yang tergabung dalam jaringan.
Salah satu pertimbangan orang keberatan menggunakan jaringan komputer
adalah antrian yang cukup lama saat printer yang di-share sedang dipakai
oleh pengguna lainnya.
6. Kecepatan Akses.
Konsekuensi yang paling dirasakan saat menggunakan jaringan komputer
adalah sedikit menurunnya kecepatan dalam mengakses data dari server,
hal ini disebabkan oleh karena adanya waktu tunda karena harus melalui
jaringan komputer
( kabel dan tanpa kabel ), bandingkan jika data
yang dibutuhkan oleh sebuah program terdapat pada komputer yang sama.
Hal yang mesti dipahami adalah penerapan sistem jaringan pasti akan
menyebabkan adanya waktu tunda, besar kecilnya waktu tunda ditentukan
oleh kepadatan lalulintas data yang lewat.
Ninin Arpiani (13142044) IF7AI
Dosen : Suryayusra, M.kom
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas Binadarma Palembang.