Jumat, 21 Oktober 2016

5. artikel Topology Jaringan LAN, MAN dan WAN

Pengertian LAN MAN WAN :
LAN (local area network) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus,gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.

Contoh Jaringan LAN :


  


Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

Contoh jaringan MAN :

 (Wide Area Network; WAN ) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

Contoh jaringan WAN :

 



Ninin Arpiani (13142044) IF7AI
Dosen : Suryayusra, M.kom
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas Binadarma Palembang.

4. artikel Pengantar Konsep Jaringan

Contoh Istilah Dasar-Dasar jaringan :
  • Jaringan Radio dan televisi : sekelompok pemancar yang dihubungkan oleh kawat atau microwave relay sehingga program yang sama dapat disiarkan oleh sebuah perusahaan atau organisasi yang menyediakan program-program yang disiarkan melalui stasiun ini
  • Jaringan Komputer dan Telekomunikasi adalah sebuah sistem yang mengandung kombinasi dari komputer, terminal komputer, printer, perangkat audio atau layar, visual  atau telepon disambungkan dengan peralatan Telekomunikasi atau media transmisi baik berupa kabel maupun nirkabel untuk mengirim dan menerima informasi.
  • Jaringan atau Asosiasi  individu-individu yang memiliki kepentingan bersama, dibentuk untuk memberikan bantuan timbal balik, informasi bermanfaat misalnya Jaringan Alumni perguruan tinggi

Konsep Jaringan Dasar Komputer  

Jaringan Dasar adalah Praktek menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer dalam suatu sistem jaringan secara bersama-sama untuk tujuan berbagi data jaringan dibagun atas dasar sistem jaringan komputer yaitu perpaduan atanra perangkat keras jaringan komputer.

Contoh konsep  jaringan dasar  menurut lingkup dan skala adalah :
  • LAN-Local Area Network
  • WLAN-Wireless Local Area Network
  • WAN-Wide Area Network
  • MAN-Metropolitan Area Network
  • SAN-Strorage Area Network, Sistem Area Network,Server Area Network, atau kadang disebut Small area Network (Jaringan skala Kecil)
  • CAN-Campus Area Network, Controller Area Network
  • PAN-Personal Area Network
  • DAN-Desk Area Network
Konsep Jaringan Dasar LAN-Local Area Network :

Sebuah Jaringan LAN menghubungkan perangkat jaringan dengan jarak yang relatif pendek. Sebuah jaringan gedung perkantoran , sekolah, atau rumah biasanya terbangun sebuah LAN, meskipun kadang-kadang satu bangunan akan berisi beberapa LANkecil yang dibangun masing-masing dalam sebuah ruangan.

Konsep Jaringan Dasar WAN-Wide Area Network :
 

Jaringan WAN Adalah istilah yang menyiratkan cakupan jarak fisik yang besar dan Internet adalah merupakan WAN terbesar karena cakupannya secara gobal.

Konsep Jaringan WAN adalah kumpulan jaringan LAN yang  tersebar secara geografis. Sebuah perangkat jaringan yang disebut router menghubungkan LAN ke WAN dan dalam  jaringan dasar,  IP dan router mempertahankan kedua alamat LAN dan alamat WAN.

Dalam beberapa hal penting, WAN berbeda dari LAN. Kebanyakan WAN (seperti Jaringan Internet) yang tidak dimiliki oleh satu organisasi melainkan berada dibawah kepemilikan dan manajemen kolektif atau didistribusikan. WAN cenderung menggunakan teknologi seperti ATM,FrameRelay dan X.25 untuk konektivitas atas jarak yang lebih jauh.

Jenis-Jenis  Konsep Dasar Sistem Jaringan Komputer :

Konsep LAN dan WAN adalah  jenis jaringan yang paling populer disebutkan,  dan beberapa referensi terkait jenis jaringan ini adalah:

  • Wireless Local Area Network – WLAN atau LAN berbasis pada WiFi / teknologi jaringan nirkabel Metropolitan Area Network – sebuah jaringan yang mencakup wilayah fisik lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN, seperti jaringan dalam sebuah kota. Sebuah MAN biasanya dimiliki dan dioperasikan oleh entitas tunggal seperti badan pemerintah atau perusahaan besar.
  • Campus Area Network – sebuah jaringan yang mencakup beberapa LAN tetapi lebih kecil dari MAN, seperti pada universitas atau kampus bisnis lokal.
  • Storage Area Network – menghubungkan server ke perangkat penyimpanan data melalui teknologi seperti Fibre Channel .
  • Sistem Area Network – menghubungkan komputer performa tinggi dengan koneksi kecepatan tinggi dalam konfigurasi  jaringan dasar. dikenal  dengan istilah  Cluster Area Network. (baca Jenis-Jenis Jaringan Komputer).

 
Ninin Arpiani (13142044) IF7AI
Dosen : Suryasurya, M.kom
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas Binadarma Palembang.
 

3. artikel Kendala pembangunan VOIP

Permalahan dan Kendala Yang Terjadi Saat Membagun Jaringan VOIP
 
https://aris83.files.wordpress.com/2014/10/network-problem-redundancy.jpg 




















Saat memutuskan untuk membangun sebuah jaringan komputer banyak hal yang kemudian membuat orang lalu membatalkan rencana tersebut. Sebagian besar dari kita pasti sangat sadar betapa pentingnya peran sebuah jaringan komputer, akan tetapi di kemudian waktu saat akan mulai merencanakan untuk membangun jaringan komputer, kita lalu menjadi pesimis ketika dihadapkan pada berbagai pertimbangan seperti dana, waktu dan juga faktor teknis terkait instalasi serta perawatan jaringan komputer.

Cara mangatasin Kendala sejak dari awal :

1. Butuh dana dan waktu ekstra. 
Saat membeli komputer biasanya kita tidak terpikirkan tentang jaringan komputer, ketika teman, tetangga atau anggota keluarga lainnya mulai bicara tentang wi-fi, printer sharing, file sharing maka barulah mulai terpikirkan tentang yang nama jaringan, barulah kita mulai berpikir tentang apa itu jaringan,  perangkat tambahan apa yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer, berapa biayanya, butuh berapa lama untuk membuat sebuah jaringan komputer dan sebagainya.

2. Memahami Tingkat Kesulitan Terkait Instalasi Jaringan Komputer.
Membandingkan kemampuan dan pengetahuan kita dengan tingkat kesulitan terkait proses instalasi adalah hal penting, hal ini bertujuan agar rencana kita benar-benar matang dan tidak berhenti di tengah jalan.
Contoh beberapa pengetahuan dasar seperti jenis koneksi kabel yang mesti terpasang, bagaimana mengatur IP address yang akan dipakai merupakan hal-hal dasar yang mesti dipahami dengan baik. Jika tidak memahami tingkat kesulitan yang bakal dihadapi nanti maka anda akan menyia-nyiakan banyak hal mulai dari dana sampai waktu.

 3. Perawatan dan Suport terhadap Masalah Jaringan.
Sangat baik jika perawatan  jaringan dimasukkan juga dalam agenda rencana saat membuat jaringan  komputer. Perawatan jaringan komputer tidak hanya berhubungan dengan troubleshooting masalah yang lain, tetapi juga menyiapkan cadangan perangkat jika terjadi kerusakan pada perangkat jaringan yang sedang dipakai. Troubleshooting dan perawatan masalah jaringan sangat beragam terutama yang terkait dengan ketersedian koneksi yang cepat dan stabil sampai dengan masalah yang terkait dengan aplikasi yang sangat mengandalkan jaringan seperti email dan sebagainya.

 4. Masalah keamanan.
Tahapan berikutnya setelah melewati kendala terkait dengan instalasi adalah masalah keamanan. Ancaman keamanan tidak semata datang dari luar tetapi juga dari sesama pemakai komputer yang ada dalam jaringan. File-file yang dibagikan dalam sebuah jaringan merupakan masalah keamanan yang mesti dipikirkan bagaimana cara perlindungannya.  Virus dan pembatasan hak akses terhadap file-file penting yang dibagikan merupakan prioritas utama yang mesti diperhatikan.

 5. Akses ke Perangkat dan File.
Dalam jaringan komputer akses ke perangkat dan file yang dipakai secara bersama-sama harus dipahami bahwa kondisinya berbeda dibanding jika perangkat tersebut digunakan atau terkoneksi langsung oleh satu komputer saja.Salah satu contoh bahwa pada jaringan komputer, pemakaian printer dilakukan secara bergantian sehingga hal ini membutuhkan kesabaran dari tiap-tiap pengguna komputer yang tergabung dalam jaringan.
Salah satu pertimbangan orang keberatan menggunakan jaringan komputer adalah antrian yang cukup lama saat printer yang di-share sedang dipakai oleh pengguna lainnya.

 6. Kecepatan Akses.
Konsekuensi yang paling dirasakan saat menggunakan jaringan komputer adalah sedikit menurunnya kecepatan dalam mengakses data dari server, hal ini disebabkan oleh karena adanya waktu tunda karena harus melalui jaringan komputer ( kabel dan tanpa kabel ), bandingkan jika data yang dibutuhkan oleh sebuah program terdapat pada komputer yang sama. Hal yang mesti dipahami adalah penerapan sistem jaringan pasti akan menyebabkan adanya waktu tunda, besar kecilnya waktu tunda ditentukan  oleh  kepadatan lalulintas data yang lewat.


Ninin Arpiani (13142044) IF7AI
Dosen : Suryayusra, M.kom
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas Binadarma Palembang.

2. Artikel VOIP Topology Indonesia

VOIP :
  • Teknologi informasi suara dengan melewatkan voice pada jaringan internet protocol (IP)
  • Membungkus (encapsulated) voice dengan protocol jaringan IP
  • Dilewatkan dengan paket data lainnya di jaringan internet
  • menggunakan sebuah protocol
Pengertian VOIP :
VOIP Adalah Voice over Internet Protokol teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronis dan real-time. VoIP mulai dikenal di Indonesia semenjak tahun 2000 dimana saat itu sedang marak-maraknya teknologi internet. Saat itu dikenal dengan fasilitas telepon gratis via internet dengan pengguna internet lainnya. 
Voice over Internet Protocol (VoIP) melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. jaringan IP adalah jaringan komunikasi data yang berbasis packet switch. Trafik VoIP dibagi menjadi dua bagian transmisi jaringan yaitu transmisi untuk signaling dan untuk RTP (Realtime Transfer Protocol). Protokol yang digunakan unuk signaling selalu berbasis TCP (Transfer Control Protocol) sedang untuk RTP yang digunakan adalah protocol berbasis UDP (User Datagram Protocol).

 Keunggulan VoIP :
  1. Biaya lebih rendah untuk dua tempat yang jaraknya jauh. Jika kedua tempat tersebut terhubung ke internet, maka VoIP dapat diimplementasikan. Hubungan antara SLI dengan SLJJ dapat ditekan hingga 70%.
  2. Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Jika memungkinkan, jaringan yang sudah ada bisa dibangun tambahan jaringan VoIP dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk penambahan komunikasi suara.
  3. Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8 Kbps bandwidth.
  4. Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya gateway bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada dikantor. Komunikasi antar kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa.
  5. Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di Indonesia adalah VoIP Rakyat.
  6. Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone handset.
  7. Biaya maintenance dapat ditekan karena voice dan data network terpisah, sehingga IP Phone dapat di tambah, dipindah dan di ubah. Hal ini karena VoIP dapat dipasang di sembarang ethernet dan IP address, tidak seperti telepon tradisional yang harus mempunyai port tersendiri di Sentral atau PBX.
 Kelemahan VoIP :
  1. Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN dikarenakan kompresi suara dengan bandwidth kecil menyebabkan penurunan kualitas suara. Dapat diatasi dengan koneksi internet  internet pita-lebar / broadband.
  2. Ada jeda (delay) dalam berkomunikasi. Disebabkan adanya konversi dari suara ke data dan sebaliknya. Hal ini dapat diminimalisir jika menggunakan koneksi Broadband.
  3. Regulasi dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik Telkom.
  4. Jika belum terhubung 24 jam ke internet, perlu janji untuk saling berhubungan.
  5. Jika memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation), maka dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan.
  6. Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
  7. Peralatan relatif mahal. Peralatan yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX (IP Telephony Gateway) relatif mahal.
  8. Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat / stuck. Jika pemakaian VoIP semakin banyak, maka ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur dengan baik. Perlu adanya pengaturan bandwidth.
  9. Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran.
  10. Keamanan belum terjamin. VoIP bekerja menggunakan jaringan internet yang bersifat global maka dapat terjadi penyadapan atau dapat dijadikan batu loncatan untuk cracking.
Komponen-Komponen VoIP :
Untuk dapat melakukan komunikasi menggunakan VoIP dibutuhkan beberapa komponen pendukung. Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu :
1. Protocol
2. VoIP Server
3. Soft Switch
4. SoftPhone (Software)
5. VoIP Gateway

1. Protocol
Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 dan SIP. H323 merupakan teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International Telecommunication Union). SIP (Session Initiation Protocol) merupakan teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force).

2. Application layer
Fungsi utama lapisan ini adalah pemindahan file. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan suatu sistem pengendalian untuk menangatasi adanya ketidak kompatibelan sistem file yang berbeda-beda. 

3. TCP (Transmission Control Protocol)Dalam mentransmisikan data pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP dan UDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan menerima segment - segment informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa sinyal ACK (acknoledgment). Jika sinyal ACK ini tidak diterima pada interval pada waktu tertentu, maka data akan dikirikmkan kembali.

3. User Datagram Protocol (UDP)
UDP yang merupakan salah satu protocol utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field yaitu source port, destination port, length dan UDP checksum dimana fungsinya hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksum pada UDP bersifat opsional.

4.H.323
adalah salah satu dari rekomendasi ITU-t (International Telecommunications Union-Telecommunications). H.323 merupakan standar yang menentukan komponen, protokol, dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia. Layanan tersebut adalah komunikasi audio, video , dan data real-time, melalui jaringan berbasis paket (packet-based network). (Tabratas Tharom, 2001;64) H.323 berjalan pada jaringan intranet dan jaringan packet-switched tanpa mengatur media jaringan yang di gunakan sebagai sarana transportasi maupun protokol networ layer.


SISTEM KERJA VoIP :

Pada sisi pengirim (transceiver), sinyal suara yang dihasilkan transformasikan (encode / coder) menjadi data digital serta mengubahnya dalam bentuk paket data. Data yang sudah berbentuk paket ini kemudian disalurkan (transmisi) melalui jaringan Internet Protocol (IP). Kemudian pada sisi penerima (receiver), data yang diterima dalam bentuk paket didekodekan (decode) kembali agar dapat membentuk sinyal suara (audio).

Berdasarkan device yang dijadikan sebagai transceiver dan receiver, ada beberapa jenis VoIP yang diimplementasikan di kehidupan antara lain :
  1. PC to PC / dari PC ke PC
    Penggunaan VoIP pada 2 komputer dengan syarat keduanya terhubung ke internet, mempunyai sound card yang dengan speaker dan mikrophone aktif lalu didukung dengan perangkat lunak khusus.
  2. PC to Phone / dari PC ke Telepon
    Penggunaan VoIP untuk komputer ke telepon analog atau sebaliknya. Jaringan ini membutuhkan sebuah gateway yang berfungsi untuk melakukan penyesuaian standar antara media termasuk penyesuaian canal control dan signal control.
  3. Phone to Phone / dari Telepon ke TeleponVoIP jenis ini memakai protokol yang sama pada interface masing-masing terminal, namun pada titik link digunakan protokol yang berbeda sehingga keberadaan gateway tetap dibutuhkan.
  TOPOLOGI JARINGAN VoIP



Ninin Arpiani (13142044) IF7AI
Dosen : Suryayusra, M.kom
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas Binadarma Palembang.